Sophismata

Sophismata

Bahkan setelah tiga tahun bekerja sebagai staf seorang Anggota DPR, Sigi tidak juga bisa menyukai politik. Ia hanya ingin belajar dari atasannya itu, sang mantan aktivis 1998 yang sejak lama ia idolakan, dan berharap bisa dipromosikan menjadi tenaga ahli. Tetapi, semakin hari ia justru dipaksa menghadapi berbagai intrik yang terlihat menggelikan di matanya.

Hingga ia bertemu lagi dengan Timur, seniornya di SMA yang begitu bersemangat mendirikan sebuah partai politik. Cara pria itu membicarakan ambisinya menarik perhatian Sigi. Perlahan Sigi menyadari bahwa politik bisa jadi tidak seburuk yang selama ini ia pikir.

Dee Lestari

Sophismata dikemas apik dengan kedewasaan sekaligus kelincahan. Kehidupan politik dan interaksi di dalamnya terasa segar, mutakhir, dan relevan.

Dee Lestari, Penulis

Maman Suherman

Abu-abu, hitam atau putih, sama saja. Mungkinkah seseorang yang hitam-putih bisa menerima abu-abu? Pentingkah kehadiran cinta agar politisi tetap bisa menjaga kemanusiaannya?

Maman Suherman, Penulis dan Kriminolog

Salman Aristo

Politik. Anak muda. Mimpi. Kisah cinta. Apalagi yang hendak kalian dustakan, wahai millenials? Buku ini diracik dari, tentang, dan untuk kalian. Ambil. Resapi.

Salman Aristo, Produser, Sutradara, dan Penulis Skenario

Alanda Kariza

Alanda Kariza

Alanda Kariza lahir dan besar di Jakarta. Sejak tahun 2004, Alanda telah menerbitkan sejumlah buku, di antaranya DreamCatcher (2012), Beats Apart (2015), dan yang terbaru, Sophismata (2017). Alanda juga terlibat di penulisan beberapa antologi dan aktif menulis sebagai kontributor di The Jakarta Post. Alanda berada di jajaran dewan penasihat organisasi sosial Sinergi Muda, yang dikenal dengan inisiatif IndonesianYouth, dan menjalankan bisnis kuliner Amame Ice Cream Therapy. Saat Sophismata diterbitkan, Alanda sedang berdomisili di London, Inggris Raya, untuk menyelesaikan studi magisternya.

Buku Lainnya

Dream Catcher

Baca ulasannya di Goodreads.

Travel Young

Baca ulasannya di Goodreads.

r